Pasang Peredam Suara Studio Musik di Tangerang

Memasang peredam suara dan akustik studio musik di Tangerang membutuhkan kemampuan analisa lapangan, bahan kedap suara, teknik pasang peredam suara, bahkan menghitung nilai daya kedap suara bahan material yang akan dipasang.

Peredam suara adalah suatu system yang dipergunakan dalam suatu tata ruang yang tidak hanya berfungsi untuk menahan suara ke luar ruangan (insulation) sehingga suara tidak bocor keluar, melainkan juga berfungsi untuk menambah kualitas (Accoustical) kenyamanan pendengaran terhadap gema, dengung, dan bising yang dihasilkan oleh suara di dalam ruangan.

Mengapa kita membutuhkan peredam suara? Di dalam dunia music kualitas suara adalah hal yang paling diutamakan, karena suara dengan music memiliki kaitan yang sangat erat. Namun di sisi lain music juga memiliki dampak yang bisa negative terhadap kesehatan, terutama bagi pendengaran kita. Karena itu untuk menghindari dampak negative tersebut, maka dibutuhkan “Peredam Suara” yang tidak hanya berfungsi untuk menahan suara ke luar ruangan (insulation) sehingga suara tidak bocor keluar, melainkan juga berfungsi untuk menambah kualitas (Acoustical) kenyamanan pendengaran terhadap gema, dengung, dan bising yang dihasilkan oleh music di dalam ruangan.

Peredam suara dapat menahan, memblok, dan menyerap gema dari suara yang dihasilkan oleh music, guna mencegah kebisingan suara yang berlebih. Sehingga kualitas kejelasan suara pada music dapat didengar dan dapat diserap dengan lebih baik oleh telinga. Hal yang terpenting dari pertanyaan di atas “Mengapa kita membutuhkan peredam suara?” Peredam suara dapat melindungi telinga dan kejelasan suara (kualitas) sejak dini yang dapat mengurangi resiko Tuli (Cacat pendengaran) dan kekeliruan mendengar yang akan berefek permanent hingga di hari tua!

Proses Pembuatan Studio Musik di Tangerang

Pembuatan studio musik memang tidak mudah dan tidak sulit. Kita hanya membutuhkan ruangan yang kedap suara dan dipasang akustik suara maka kita bisa bermain dengan baik. Namun pembuatan studio musik pada umumnya dikategorikan pada level daya kedapnya pada semua jenis frekuensi. Misalnya untuk level ruangan studio musik rekaman maka kita usahakan menggunakan daya kedap maksimal agar kebocoran suara tidak ada baik yang masuk ke dalam ruangan maupun yang keluar ruangan.

Untuk membuat ruangan studio musik ada yang perlu diperhatikan agar hasilnya maksimal pada sisi kedap suara dan tata akustik suaranya. Hal hal penting yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

1. Posisi dan Dinding Ruangan Studio Musik, yaitu kamar studio musik terbaik dibuat dari bahan material bata merah diaci baik disisi dinding maupun plafon sehingga kita bisa mengisolasi ruangan musik dengan bahan dinding awal. Dinding ruangan ini memiliki nilai sound transmision lost yang cukup tinggi sehingga bisa memblokir suara dengan baik meski belum maksimal. Usahakan semua dinding terbuat dari bata merah diaci. Kekuatan kebisingan alat suara dapat diukur dengan alat ukur sound meter level, sehingga dinding yang dibuat semakin memiliki nilai stl semakin baik karena mengikuti tingginya kebisingan suara yang dihasilkan dari alat musik. Posisi ruangan terbaik adalah dibawah atau basement karena memudahkan suara diredam dibandingkan dilantai atas yang secara teori bisa menyebarkan suara lebih keras ke smua sisi.

2. Alat Musik dan Jenis Musik. Semakin lengkap alat musik maka tingkat kebisingan suara akan semakin tinggi. Artinya memerlukan peredam suara yang tinggi. Umumya jenis alat musik lengkap full band dan jenis musik rock bisa menghasilkan tingkat kebisingan sekitar 115 decibel sampai 120 decibel. Artinya tingkat kebisingan ini bisa terengar hingga 2 km lebih jika dibidang terbuka. Maka mengetahui jenis alat musik dan jenis musik yang dimainkan bisa mengetahui seberapa kedap dinding yang harus diredam dan seberapa tebal dinding yang harus dipasang. Disinilah kita bisa mengetahui bahwa memasang bahan peredam suara atau bahan kedap suara tidaklah mudah dan tidaklah murah, melainkan rumit dan juga mahal.

3. Fungsi Ruangan. Jika kita memiliki 1 alat band untuk anak maka treatment peredam suaranya juga akan beda dibandingkan dengan jika digunakan untuk ruangan studio musik rekaman yangmembutuhkan daya kedap dan konsentrasi tinggi. Fungsi ruangan untuk studio musik rental dengan fungsi ruangan untuk studio musik rekaman maka akan menghasilkan daya bising dan daya kedap suara yang berbeda. Mengetahui kebutuhan ruangan akana sangat membantu untuk mendapatkan informasi detail seputar peredam suara sehingga apa yang kita pasang memang sesuai dengan yang kita inginkan dan sesuai dengan anggaran belajanya.

Untuk membuat ruangan studio musik, tentu kita tidak mau membuat sembarangan, karena bisa jadi daya kedap yang kita inginkan tidak tercapai atau kita membuat ruangan kedap suara studio musik yang anggaran belajannya tidak terjangkau. Otomatis semua jadi sia sia, maka menghitung secara detail dengan segala resiko yang diambil akan sangat membantu terwujudnya studio musik baik rekaman atau latihan.

Rancangan Pembuatan Studio Musik di Tangerang

Patokan pembuatan studio musik mengacu pada daya kedap suara maksimal dan tata akustik suara yang bagus. Ruangan studio rekaman harus dibagi menjadi minimal 2 ruangan atau 3 ruangan, yaitu ruangan take suara dan ruangan kontrol ditambah ruangan sound lock yang berfungsi untuk menahan suara agar lebih jernih.

Daya kedap suara ruangan take suara harus lebih tinggi atau sama dengan kedap suara ruangan kontrol, namun bisa juga ruangan take suara bisa lebih tinggi dibandingkan kedap suara ruangan kontrol. Mengapa? Ruangan take suara lebih baik tidak ada suara masuk kedalam agar suara yang hasilkan bisa lebih jernih dan berkualitas. Sebaliknya suara dalam ruangan kontrol pun demikian sehingga proses kontrol suara dan mixing bisa berjalan dengan baik. Kebocoran suara bisa menyebabkan kurang bagusnya hasil suara yang diambil sehingga bisa menyebabkan bias suara.

Proses pembuatan ruangan studio rekaman tetap melalui tahap pengerjaan ruangan kedap suara yaitu melakukan isolasi suara atau memblok udara masuk agar suara tidak bisa bergerak dan proses penjernihan suara dengan akustik suara ruangan. Proses pengerjaan kedap suara ruangan tentu ada tahapan prosesnya yang umunya kita mengenal dengan sebutan perhitungan sound tranmission lost (stl), yaitu mengukur daya kedap suara dari bahan bahan material yang dipasang dibandingkan dengan tingkat kebisingan suara yang dihasilkan dalam ruangan studio rekaman.

Apa itu sound transmission lost (stl) atau sound transmission class (stc)? Parameter satuan yang digunakan seberapa besar penurunan kekuatan suara tidak menggunakan persentase.Satuan pengukuran kekuatan suara menggunakan dB ( decibel ). Indikator penurunan tingkat kekuatan suara biasa disebut Sound Transmission Class / Sound Transmission Loss. Perhitungan STC / STL berdasarkan frekuensi 125 Hz – 4000 Hz.

STC atau yang merupakan kependekan dari sound transmission class merupakan kemampuan rata-rata transmission loss suatu bahan dalam mereduksi suara dari berbagai frekuensi. Dengan semakin tingginya STC, maka semakin bagus bahan tersebut dalam mereduksi suara. Dalam mereduksi suatu bunyi, STC bisa digolongkan berdasarkan berbagai rentang nilai desibel. Rentang mereduksi suatu suara pun berbeda-beda, mulai dari 60 dB hingga 20 dB. Apabila suatu bahan merupakan material yang dapat mereduksi bunyi hingga 60 dB, maka suara-suara seseorang berbicara akan tidak dapat didengar karena telah dihambat oleh kemampuan suatu bahan tersebut. Kebanyakan, STC suatu bahan yang beredar dimasyarakat umum merupakan STC berjenis absorbsi atau serapan. STC jenis ini akan bekerja dengan melakukan penyerapan energi suatu bunyi sehingga output bunyi yang dihasilkan merupakan bunyi yang memiliki nilai desibel lebih kecil daripada bunyi input. Selain STC berjenis serapan, terdapat STC lain yang bekerja dengan memantulkan sebagian energi bunyi dan mentransmisikan sisa energi bunyi. Perbedaan mendasar antar kedua jenis STC ini adalah yang pertama material akan menyerap energi, sedangkan yang kedua akan memantulkan energi bunyi.

Insulasi dapat diartikan sebagai sifat dalam menghambat atau mengurangi suatu nilai. Dalam bahasan didunia kustik, atau yang disebut dengan insulasi akustik merupakan suatu material yang berguna untuk mengurangi intensitas suara. Sehingga apabila terdapat suara yang mengenai material insulasi, maka suara tersebut dapat mengalami redaman. Tujuan dengan adanya material insulasi pada dunia akustik yaitu agar tidak terdapatnya atau berkurangnya efek dengung yang terjadi karena adanya pemantulan suara. Penerapan secara umum material insulasi ini biasanya banyak diterapkan di studio musik. Dimana, kebanyakan studio musik memiliki luasan area yang kecil, sehingga efek dengung pun akan dapat terjadi. Maka, untuk menghilangkan atau meminimalkan efek dengung tersebut dapat dengan ditempelkannya material insulasi disetiap dinding studio. Juga perlu diketahui, bahwa kemampuan suatu material dalam menghilangkan atau meminimalkan efek dengung tergantung akan komposisi dan struktur bahan itu sendiri. Biasanya, material insulasi dapat digunakan berupa sekat telur untuk biaya yang murah. Sedangkan untuk dapat menghasilkan kualitas yang lebih bagus bisa dengan digunakannya polimer sterofoam yang didesain agar menjadi material insulasi yang baik.

MEMBUAT DESAIN AKUSTIK SUARA RUANGAN STUDIO

Terciptanya ruangan kedap suara yang kita buat sebelumnya, akan menciptakan permasalahan akustik suara didalamnya. Umumnya fenomena akustik suara dalam ruangan itu terjadi dengan komponen suara langsung dan komponen suara pantulan. Komponen suara langsung adalah komponen suara yang sampai ke telinga pendengar langsung dari sumber. Besarnya energi suara yang sampai ke telinga dari komponen suara ini dipengaruhi oleh jarak pendengar ke sumber suara dan pengaruh penyerapan energi oleh udara. Komponen suara pantulan adalah komponen yang sampai ke telinga pendengar sesudah adanya interaksi antara suara dengan lingkungan sekitar ruangan baik dinding, lantai dan plafon. Maka total energi suara yang sampai ke pendengar dan persepsi terhadap suara yang didengarnya ditentukan oleh kedua komponen ini. Oleh karena itu karaokteristik kondisi permukaan ruang dengar akan berpengaruh pada hasil persepsi mendengar yang dialami oleh pendengar.

Ada 2 titik ekstrim pada karakteristik permukaan ruangan yang mempengaruhi persepsi pendengar yaitu apabila seluruh sisi permukaan ruangan bersifat sangat memantulkan suara dan apabila seluruh ruangan bersifat sangat menyerap suara yang didengar oleh pendengar. Bila permukaan dalam ruang seluruhnya sangat menyerap, maka komponen suara yang sampai ke pendengar hanyalah komponen langsung saja dan ruangan yang seperti ini disebut ruang anechoic (anechoic chamber). Sedangkan pada ruang yang seluruh permukaannya bersifat sangat memantulkan energi, maka komponen suara pantul akan jauh lebih dominant dibandingkan komponen langsungnya, dan biasa disebut sebagai ruang dengung (reverberation chamber) . Ruangan yang kita gunakan pada umumnya berada diantara 2 ekstrim itu, sesuai dengan fungsinya.

Desain akustik ruangan pada prinsipnya adalah mengendalikan kedua komponen suara langsung dan komponen suara pantul. Maka kita bisa menentukan karakteristik akustik permukaan ruangan baik lantai, dinding atau plafon sesuai dengan fungsinya. Ada ruangan yang karena fungsinya memerlukan lebih banyak karakteristik serap (studio, Home Theater, dll) dan ada yang memerlukan gabungan antara serap dan pantul yang berimbang (auditorium, ruang kelas, dsb). Dengan mengkombinasikan beberapa karakter permukaan ruangan, seorang desainer akustik dapat menciptakan berbagai macam kondisi mendengar sesuai dengan fungsi ruangannya, yang diwujudkan dalam bentuk parameter akustik ruangan.

Karakteristik akustik permukaan ruangan pada umumnya dibedakan atas:
1. Bahan Penyerap Suara (Absorber) yaitu permukaan yang terbuat dari material yang menyerap sebagian atau sebagian besar energi suara yang datang padanya. Misalnya glasswool, mineral wool, foam. Bisa berwujud sebagai material yang berdiri sendiri atau digabungkan menjadi sistem absorber (fabric covered absorber, panel absorber, grid absorber, resonator absorber, perforated panel absorber, acoustic tiles, dsb).

2. Bahan Pemantul Suara (reflektor) yaitu permukaan yang terbuat dari material yang bersifat memantulkan sebagian besar energi suara yang datang kepadanya. Pantulan yang dihasilkan bersifat spekular (mengikuti kaidah Snelius: sudut datang = sudut pantul). Contoh bahan ini misalnya keramik, marmer, logam, aluminium, gypsum board, beton, dsb.

3. Bahan pendifuse/penyebar suara (Diffusor) yaitu permukaan yang dibuat tidak merata secara akustik yang menyebarkan energi suara yang datang kepadanya. Misalnya QRD diffuser, BAD panel, diffsorber dsb.

Formasi akustik Ruang Studio: Medan suara langsung sangat diperlukan dalam ruangan ini, dan medan suara pantulan diminimalisisr. Formasi elemen akustik yang disarankan adalah perbanyak penyerap di ruang kontrol (bisa dikombinasikan dengan penyebar) dan kombinasi penyerap-penyebar di ruang live.

Jika anda berada di Jakarta, Depok, Bogor Tangerang Bekasi Bandung silahkan hubungi tim kerja kami untuk jasa bikin peredam suara ruangan studio musik. Kami jamin tim kami adalah yang terbaik yang anda perlukan. Kami siap membantu anda. Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *